Di HUT RI Ke-80, Prof Rajindra Ingatkan Peralihan Estafet Kepemimpinan

Pelaksanaan upacara detik-detik Prokramasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-80 di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu berlangsung hikmad.

Upacara yang berlangsung di halaman kampus, Ahad (17/8/2025) itu dipimpin langsung oleh Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM dan dihadiri seluruh unsur pimpinan universitas, dosen, serta ratusan mahasiswa.

Dalam amanatnya, Prof Rajindra mengingatkan kepada para civitas akademika di kampus ini, jika Indonesia sudah 80 tahun terbebas dari penjajahan berkat jasa para pahlawan, termasuk pahlawan di bidang pendidikan. Kini masyarakat bebas menuntut ilmu tidak lagi seperti di masa-masa penjajahan, dimana masyarakat pribumi dibatasi bahkan dilarang untuk menuntut ilmu.

“Dulu, pada masa penjajahan, masyarakat pribumi sangat dibatasi bahkan dilarang untuk menuntut ilmu. Kini, setelah kita merdeka, lembaga pendidikan tumbuh subur di seluruh tanah air, termasuk perguruan tinggi swasta seperti Unismuh Palu,” ujarnya

Unismuh Palu sendiri sebutnya, telah mengukir banyak capaian atas kerjasama semua pihak, baik dari mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Diantaranya Unismuh Palu merupakan kampus pertama yang terakreditasi Baik Sekali di Sulawesi Tengah. Bahkan kini Unismuh Palu memiliki 60 dosen bergelar doktor, jumlah terbanyak di antara perguruan tinggi swasta di daerah ini. Selain itu, pangkat akademik dosen juga terus meningkat, bahkan direncanakan tahun ini ada ketambahan guru besar.

Namun dibalik semua pencapaian itu, ada hal yang tidak boleh luput dari perhatian yakni kepemimpinan itu ada masanya, maka sangat diharapkan para civitas bisa menyiapkan diri untuk mengambil estafet kepemimpinan di kampus ini, terutama bagi mereka yang masih berusia di bawah 60 tahun.

“Saya berharap seluruh civitas akademika, khususnya yang berusia di bawah 60 tahun, menyiapkan diri untuk mengambil estafet kepemimpinan. Kepemimpinan itu harus terus berlanjut dengan kualitas yang lebih baik,” kata Prof Rajindra.

Mengingat Prof Rajindra sendiri, sebagaimana diketahui, salah satu tugas dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang harus dilakukan di periode tambahannya ini adalah menyiapkan calon pemimpin sebagai penggantinya.

Pemimpin pengganti yang diharapkan oleh Prof Rajindra adalah mereka labih baik dari pemimpin sebelumnya. Termasuk harus menyiapkan kampus ini sebagai kampus swasta pertama yang terakreditasi “Unggul” ditahun 2027.

Untuk itu, dia meminta kepada para dosen dan tenaga kependidikan untuk terus belajar tiada henti. Bekerja sebagaimana mestinya, dan selalu beradaptasi terutama terkait regulasi yang ada, mengingat regulasi itu dinamis selalu mengalami perubahan.

Diakhir upacara sejumlah mahasiswa dan dosen menerima penghargaan atas prestasi yang telah diraih selama ini.

Sumber:https://sultengraya.com/read/197012/di-hut-ri-ke-80-prof-rajindra-ingatkan-peralihan-estafet-kepemimpinan/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *